Demikian diungkapkan Zenden saat ditemui detiksport di Universitas Witwatersrand, Johannesburg, di sela-sela sesi latihan publik timnas Belanda. Berikut petikan wawancara saya dengan mantan bek kiri Tim Oranje itu.
T: Halo Zenden, selamat siang. Saya jurnalis dari Indonesia
J: Hai. O, Indonesia. βApa kabar?β βTerimakasihβ Hahahaha
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
J: Ya, saya pernah ke Indonesia. Tapi itu sudah lama sekali, saat saya masih bermain untuk PSV (Eindhoven)
T: Oke, Zenden, Belanda sudah bermain dua kali dan memetik dua kemenangan. Bagaimana Anda melihat tim ini?
J: Saya lihat tim ini belum maksimal. Kami masih bisa lebih baik lagi. Tapi enam poin dari dua partai, kami tak bisa mengeluh akan hal itu.
T: Pertandingan terakhir Belanda menghadapi Kamerun, apa yang Anda harap dari laga tersebut?
J: Kami tentunya mau mendapat poin maksimal. Itu akan membuat kami mendapat lawan yang lebih mudah di babak selanjutnya.
T: Siapa lawan terberat Belanda?
J: Sampai sekarang saya belum tahu. Segala hal bisa terjadi. Anda melihat apa yang terjadi pada Spanyol (dikalahkan Swis) dan Italia (imbang dengan Paraguay). Tentu saya berharap kami bisa terus menang, menjadi juara untuk kali pertama.
T: Favorit Anda di Piala Dunia ini, selain Belanda tentunya?
J: Seperti banyak orang lainnya, Brasil. Mereka kuat.
T: Oke, Zenden, terimakasih.
J: Oke, sama-sama.
Keterangan Foto: Reporter Detiksport Dony Wahyudi berfoto bersama Boudewijn Zenden. (key/key)











































