Portugal-Brasil Paling Banyak Ditonton Indonesia

Portugal-Brasil Paling Banyak Ditonton Indonesia

Angga Aliya ZRF - Sepakbola
Selasa, 29 Jun 2010 14:41 WIB
Portugal-Brasil Paling Banyak Ditonton Indonesia
Jakarta - Sudah hampir dua minggu Piala Dunia 2010 berlangsung. Di Indonesia, sejauh ini pertandingan babak penyisihan yang paling menyedot perhatian masyarakatnya adalah Portugal versus Brasil.

Partai di Grup G itu, yang digelar 25 Juni dan berkesudahan 0-0 itu disaksikan oleh sekitar 4,7 juta orang di 10 kota besar melalui siaran langsung televisi.

Demikian diungkapkan Corporate Marketing & Communictaion Nielsen Company Indonesia Maika Randini di Menara Mayapada, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (29/6/2010).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tak hanya Portugal-Portugal, sejumlah pertandingan Piala Dunia 2010 juga berhasil mengalahkan perolehan penonton program-program reguler, seperti sinetron atau reality show," katanya.

Maika menambahkan, sejak pemutarannya pada 11 Juni lalu, pertandingan-pertandingan Piala Dunia mendominasi deretan tayangan televisi yang paling banyak ditonton.

Survei yang dilakukan Nielsen mencakup target pemirsa dengan usia 5 tahun ke atas dengan total populasi TV sebanyak 49,52 juta. Sepuluh kota besar yang disurvei adalah Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung, Makasar, Yogyakarta, Palembang, Denpasar, Banjarmasin.

Menurutnya, dengan disiarkannya Piala Dunia secara langsung di dua televisi swasta (RCTI dan Global), rata-rata jumlah penonton di jam tersebut naik dua kali lipat menjadi sekitar 3 juta orang per hari.

Khususnya pertandingan babak penyisihan grup yang ditonton oleh rata-rata 2,2 juta orang setiap hari, atau sekitar 25,2 persen dari total penonton televisi saat pertandingan-pertandingan tersebut disiarkan.

Didominasi oleh laki-laki, mayoritas penonton babak penyisihan grup berusia 30 tahun ke atas dari keluarga kelas menengah ke bawah. Selama babak penyisihan ini mereka menghabiskan waktu untuk menonton rata-rata 43 menit pertandingan.

"Dibandingkan dengan Piala Dunia 2006, rata-rata jam menonton segmen ini lebih sedikit 8 menit," ujarnya.

(qom/a2s)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads