Pantauan detiksport, blokade paling parah terjadi di perempatan jalan Duvivier. Sekitar dua blok dari garis pantai.
Sudah hampir setengah jam, fans Argentina berkumpul di perempatan itu. Layaknya merebut juara Piala Dunia, mereka joget dan menghambat seluruh mobil serta motor yang melintas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pendukung Argentina memang langsung minggir berharap lalu lintas segera lancar. Namun mobil ambulans tetap saja lambat dalam melaju.
Tiba-tiba polisi bermotor turun sambil memarahi pendukung Argentina. Peristiwa itu akhirnya membuat polisi huru hara Brasil bergerak maju.
Dengan formasi sejajar, polisi maju sambil menembakan gas air mata. Helikopter polisi berputar-putar di atas jalan Duvivier sambil menyoroti dengan lampu tembak.
Agar massa tidak ada yang mendekat, sembari maju, polisi juga menyemprot air merica ke sekitar kerumunan. Kepanikan pun melanda.
Warga yang tadinga hanya menonton, kini menjadi korban. Banyak warga yang batuk dan sesak nafas karena tidak sengaja menghirup gas tersebut.
Sementara itu, fans Argentina pun kocar kacir. Saat ini polisi masih terus menyisir jalan untuk membubarkan massa.
(mok/din)










































