Menunggu Inggris Main Bagus
Selasa, 27 Jun 2006 12:06 WIB
London - Inggris sudah lolos ke babak perempatfinal, belum terkalahkan pula. Tapi kapan main bagusnya? Itulah pertanyaan yang sekarang ada di benak sebagian besar pendukung Inggris.Sejauh ini mereka beruntung hanya bertemu dengan negara-negara yang bisa dikatakan lemah dan bukannya raksasa bola, baik itu dari Afrika, Asia, Amerika Latin ataupun Eropa sendiri.Pendukung Inggris khawatir penampilan Inggris yang sangat biasa-biasa saja sepanjang Piala Dunia ini tidak akan cukup untuk menghadapi Portugal.Kini mereka tak bisa lagi sembunyi. Portugal adalah negara kuat dan mengalahkan mereka di babak perempat final Piala Eropa dua tahun lalu, walau hanya lewat adu penalti.Sven Goran Eriksson selalu mengatakan Inggris akan tampil semakin baik, tetapi sudah empat pertandingan dan grafik itu juga belum menaik. Sven sudah mengubah-ubah formasi dan pemain hasilnya masih sama saja.Kini ada seruan agar David Beckham di-drop saja dan posisi kapten diserahkan kepada Steven Gerrard. Ia dianggap penghambat permainan Inggris. Inggris yang dipenuhi pemain-pemain bagus kelas dunia tetapi tidak bisa tampil maksimal.Seruan itu sebetulnya sangat kuat menjelang pertandingan melawan Ekuador dan semakin kuat sepanjang setengah permainan karena kontribusinya yang minimal. Tetapi semuanya terdiam (lalu meledak gembira) ketika Beckham menunjukkan ia masihlah rajanya bola-bola mati dengan mencetak gol lewat tendangan bebasnya.Gol itu mengukuhkan posisi Beckham bahwa ia bisa saja tampil jelek tetapi ia mempunyai kartu as yang tidak dipunyai pemain Inggris lain: tendangan bebas yang mematikan.Yang diharapkan para pendukung Inggris sekarang adalah agar bek kanan Gary Neville sembuh dari cederanya. Statistik menunjukkan setiap kali Neville tampil, permainan Beckham entah apa sebabnya menjadi bagus.Ada yang mengatakan Beckham dan Neville saling melengkapi dan sangat kompak. Neville sering maju overlap untuk membantu Beckham, begitupun Beckham sering secara otomatis membantu mundur. Kejituan bola silang Beckham dari samping tak usah ditanya, tetapi jangan lupa bola Neville juga tidaklah jelek sehingga variasi umpan keduanya ketengah sering menjadi amunisi gol Inggris.Dari segi emosi keduanya sangat cocok. Mereka telah bermain bersama di posisi yang sama sejak umur 14 tahun di Manchester United dan Inggris. Mereka berdua adalah kawan paling dekat di luar lapangan.Yang juga menjadi sorotan adalah posisi striker. Layakkah Wayne Rooney main sendirian di depan? Pendukung Inggris sebenarnya mengatakan Rooney -- sekarang populer dipanggil Wazza -- lebih dari layak, karena nilai Rooney dalam anggapan mereka sama nilainya dengan dua pemain. Persoalannya belum pulih seratus persennya menjadi masalah.Kalau Rooney bisa main sendirian, ini membuka kesempatan bagi Inggris untuk memasang breaker atau holding midfielder di depan empat pemain belakang. Terbukti Inggris bisa lebih mengontrol permainan kalau ada pemain di posisi ini. Dua pemain jelas spesialis bermain di posisi itu: Michael Carrick atau Owen Hargreaves.Tiga posisi itulah yang sampai sekarang dianggap menjadi hambatan Inggris tampil bagus. Selama itu belum terjawab, pendukung Inggris hanya bisa berharap-harap cemas. (lom/)











































