Bertandang ke Allianz Arena, Rabu (16/3/2011) dinihari WIB, dalam keharusan menang karena kalah 0-1 di leg pertama di Giuseppe Meazza, Inter secara dramatis berhasil bangkit dari ketinggalan 1-2 dan memenangi laga dengan skor 3-2.
Adalah Pandev yang membuat gol penentu kemenangan Inter, dan ia melakukannya di saat pertandingan tersisa tiga menit. La Beneamata pun lolos dengan keunggulan gol tandang dalam skor agregat 3-3.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tentang dirinya yang menjadi pahlawan, penyerang internasional Macedonia itu mengaku sangat senang karena timnya melaju dan itu sudah barang tentu memberi kesenangan pada para tifosi. Secara pribadi, gol itu sangat khusus buat dirinya.
"Gol terpenting dalam karirku, bahkan melebihi gol yang aku buat di final Piala Dunia Antarklub. Aku dedikasikan ini pada keluargaku, rekan-rekan setim, klub, dan fans yang selalu percaya padaku, dan aku telah membayarnya."
Pandev sudah berseragam Nerazzurri sejak Januari 2010. Walaupun tergolong sering dimainkan, tapi ia belum produktif. Di musim pertamanya membela Inter ia cuma mencetak tiga gol dari 27 pertandingan.
Di musim ini Pandev sudah dimainkan 22 kali di Seri A, 18 di antaranya sebagai starter, tapi baru mengemas dua gol. Di final FIFA Club World Cup bulan Desember lalu, ia mencetak satu dari tiga gol kemenangan Inter atas TP Mazembe. Itu adalah gol pertamanya di final kejuaraan besar, dan ia menjadi orang Macedonia pertama yang mengukir gol dan memenangi final kompetisi antarklub dunia itu.
(a2s/rin)











































