Chelsea mengkritik kepemimpinan wasit Alberto Undiano Mallenco dalam laga pertama perempatfinal Liga Champions dinihari tadi. Pengadil asal Spanyol itu dikeluhkan karena tak memberikan penalti ketika Ramires dijatuhkan Patrice Evra di kotak terlarang.
Bahkan manajer MU Sir Alex Ferguson pun mengatakan bahwa mungkin Chelsea berhak memperoleh tendangan 12 pas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya pikir hal yang paling membuat frustrasi bagi pemain adalah karena kami tidak bisa jujur tentang itu. Kami ada kemungkinan bisa ken sanksi. Kami sudah melihat sejumlah pemain mendapatkan sanksi karena bicara jujur setelah pertandingan," ujar bek timnas Inggris itu di SkySports.
Terry sendiri tak mengkritik wasit secara terang-terangan. Dia mengatakan bahwa itu jelas merupakan sebuah penalti bagi The Blues. "Setelah pertandingan kami kembali melihat rekaman video-nya. Sayang saya tidak bisa berkata lebih banyak lagi tentang itu, tapi itu benar-benar penalti. Jelas."
"Anda (media) tidak bisa dapat komentar jujur tentang itu, pemain tidak bisa jujur dan akhirnya pemain harus sangat berhati-hati dalam berbicara," lanjut pemain bernomor 26 tersebut.
"Bahkan dari jarak 50 hingga 60 yard, saya bisa melihat Ramiers dilanggar," tuntas Terry.
(nar/din)











































