Dalam situs resminya UEFA menyebut kalau hukuman larangan bertanding yang dijatuhkan pada Mourinho sudah termasuk saat dia tak tampil di legΒ kedua babak semifinal Liga Champions. Sementara satu hukuman lainnya merupakan hukuman percobaan dan ditunda hingga tiga musim ke depan.
Keputusan tersebut diambil Komisi Disiplin UEFA menyusul komentar pedas yang dikeluarkan pelatih asal Portugal tersebut saat Real Madrid ditundukkan Barcelona 0-2 di Santiago Bernabeu. Dalam laga tersebut Mourinho diusir wasit ke bangku penonton karena melakukan protes terlalu keras.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka tim yang hebat, jadi selamat buat mereka, tapi mereka punya kekuatan itu. Pepe dikartu merah dan saya juga. Saya tak tahu kenapa," sahut Mourinho saat itu.
UEFA menyebut Mourinho telah mengeluarkan "komentar tak pantas". Selain hukuman larangan bertanding eks bos Chelsea dan Inter Milan itu juga didenda sebesar 50.000 euro atau sekitar Rp 630,1 juta.
Pepe juga mendapat sanksi larangan bertanding untuk satu laga, namun UEFA menganggap itu sudah dijalani setelah dia absen di semifinal kedua. Selain itu pihak El Real juga kena denda sebesar 20.000 euro karena dianggap tak mampu mengendalikan fansnya.
Kubu Barcelona juga tak bebas dari hukuman. Kiper Jose Pinto yang terlibat keributan di jeda babak pertama laga dilarang bertanding untuk tiga laga. Itu berarti dia tak bisa bermain di final Liga Champions menghadapi Manchester United.
Baik Madrid maupun Barca punya kesempatan mengajukan banding terhitung tiga hari sejak sanksi dijatuhkan.
(din/din)











































