City sedang bersaing dengan Napoli untuk berebut satu tiket sisa untuk lolos dari grup A, menemani Bayern yang sudah dipastikan lolos lebih dulu.
Bayern sendiri, lewat Ketua Bayern Karl-Heinz Rummenigge, sebelum ini sempat melontarkan kritikan terhadap kebijakan transfer City yang kerap terlibat dalam pembelian ultra-mahal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tak mengerti sikap Rummenigge terhadap City, ia sudah membicarakan kami selama enam bulan," keluh Manajer City Roberto Mancini di Reuters.
"Setiap kali (ada bahasan mengenai) fair play finansial, ia terus-terusan mengatakan berharap Napoli lolos ke fase selanjutnya.. Saya tak mengerti ada apa dengan Rummenigge, nanti saya akan bertanya langsung kepadanya," imbuh Mancini.
Cibiran mengenai City bukan cuma datang dari petinggi Bayern itu saja. Presiden Napoli Aurelio de Laurentiis bulan lalu juga mengeluarkan ejekan dengan mengatakan bahwa pemilik City Sheikh Mansour akan "membeli mainan baru" jika klub itu tak sukses.
"Ia tidak mengenalnya. Sheikh Mansour adalah seorang pria yang baik... Saya tidak habis pikir dengan situasi bodoh tersebut," cetus Mancini.
Untuk mengamankan tiket ke babak 16 besar, City harus mengalahkan Bayern seraya berharap di waktu yang sama Napoli tidak mengalahkan Villarreal.
Menilik situasi yang ada saat ini, Mancini meyakini akan ada banyak klub yang lega jika timnya gagal memenuhi misi dan terjerembab di fase grup.
"Bayern berpikir seperti itu. Jika kami lolos itu akan jadi masalah besar untuk tim-tim lain... Saya pikir setiap tim merisaukan Manchester City karena di masa depan Manchester City akan jadi klub top di dunia," seru Mancini.
(krs/roz)











































