Sebelum memasuki perempatfinal, babak 16 besar Liga Champions musim ini mengetengahkan total 56 gol, membuat ada rata-rata 3,5 gol per pertandingan yang lahir di babak itu. Jumlah tersebut merupakan rekor baru di babak 16 besar Liga Champions, mengingat torehan gol terbanyak sebelumnya di fase itu adalah 47 gol--tercipta di musim 2004/05 dan 2009/10.
Sementara di perempatfinal musim ini, yang baru saja berakhir dengan meloloskan Real Madrid, Bayern Munich, Chelsea, dan Barcelona, total 22 gol tercipta. Artinya ada rata-rata 2,75 gol per partai.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Akan tetapi, jumlah gol di perempatfinal musim ini juga menjadi yang paling sedikit kedua sejak musim 2006-07. Dalam periode itu, perempatfinal paling minim gol ada di musim 2007-08 (18 gol); musim 2010-11 melahirkan 26 gol, 2009-10 ada 24 gol, 2008-09 ada 28 gol, dan 2006-07 ada 26 gol.
Partai Real Madrid kontra APOEL dicatat menjadi penyumbang gol terbesar di babak perempatfinal kali ini dengan 10 gol, lewat agregat 8-2 untuk El Real. Jumlah ini dapat dikategorikan sebagai salah satu kemenangan dengan gol terbanyak di Liga Champions--di seluruh fase.
Sebelumnya, ada partai Bayern Munich vs Kaiserslautern (6-0, 1998-99), Bayern vs Basel (7-1, 2011-12), Barca vs Bayer Leverkusen (10-2, 2011-12), Lyon vs Werder Bremen (10-2, 2004-05), dan Bayern vs Sporting Lisbon (12-1, 2008-09).
Yang unik, partai Madrid-APOEL juga menjadi berbeda sendiri dari partai-partai lain di perempatfinal musim ini karena melahirkan 10 gol, sementara laga lain sama-sama memunculkan total 4 gol.
Hasil Agregat Perempatfinal Liga Champions
Real Madrid 8 - 2 APOEL
Bayern Munich 4 - 0 Marseille
Chelsea 3 - 1 Benfica
Barcelona 3 - 1 AC Milan
(krs/rin)










































