Musim lalu langkah City di Liga Champions hanya sampai fase grup saja. Tergabung bersama Bayern Munich, Napoli, dan Villarreal, The Citizens harus rela "turun kasta" ke Liga Europa karena cuma bisa finis di posisi tiga klasemen akhir grup.
Musim ini City, yang menjuarai Liga Primer Inggris musim lalu, ada satu grup bersama dengan Madrid, Ajax, dan Borussia Dortmund. Meski berada di grup maut, De Gea menilai City tetap amat berbahaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penilaian yang diberikan De Gea itu bukan opini biasa mengingat di Spanyol dulu ia cukup kenal dengan gaya Real Madrid--semasa masih membela Atletico Madrid. Sedangkan di Inggris ia membela MU yang kebetulan juga rival sekota City.
Ketangguhan City, lanjut De Gea, banyak bertumpu kepada lini serangnya yang tajam dan bergaya amat ofensif, dengan mengandalkan serangan-serangan cepat dan lugas.
"Timnya dipenuhi banyak pemain hebat, yang sangat berbakat dan bisa menghantam Anda kapan saja. Mereka mampu mengalahkan siapapun, baik itu Real Madrid ataupun Barcelona," analisis kiper asal Spanyol itu.
(krs/mrp)











































