Menyingkirkan Shakhtar Donetsk dan lolos ke babak perempatfinal akan memberi kesenangan tersendiri untuk fans Borussia Dortmund setelah tim Jerman itu kehilangan gelar di domestik.
Dortmund, yang di musim lalu mempertahankan titel Bundesliga-nya, plus memenangi pula Piala Jerman, tidak terlalu beruntung di musim ini di kompetisi dalam negerinya, baik di liga maupun piala.
Di liga mereka tertinggal jauh dari Bayern Munich, yang begitu konsisten di posisi teratas sejak kompetisi bergulir. Hingga pekan ke-24 pasukan Juergen Klopp terpaut 17 poin dari skuat Jupp Heynckes.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jika Liga Champions adalah harapan terakhir Dortmund untuk meraih gelar di musim ini, jalannya pun masih panjang. Sebabnya, dibanding sejumlah tim elite lain, mereka relatif kurang diunggulkan. Paling tidak, tradisi kesuksesan mereka di Eropa belum sebesar (katakanlah) Real Madrid, Barcelona, Manchester United, AC Milan, Juventus, bahkan Bayern Munich.
Dalam sejarahnya, Dortmund pernah satu kali menjadi yang terbaik di Eropa, yaitu di Piala Champions 1997. Mereka juga punya satu gelar Eropa lain, yakni Piala Winnner 1966. Namun, kali terakhir mereka masuk final kompetisi Eropa pun sudah lama: Piala UEFA 2002 -- kalah dari Feyenoord.
Akan tetapi, karena setiap kemenangan di fase knockout adalah krusial, dan menjadi modal berharga untuk melangkah lebih jauh, maka hasil positif malam ini akan menjadi harapan pula buat Dortmund untuk terus mendekati kesempatan menjadi juara.
Setelah menabung hasil seri 2-2 di kandang lawan di pertandingan pertama, malam ini atau Rabu (6/3/2013) dinihari WIB, Die Borussen akan menjamu Shakhtar Donetsk di Signal Iduna Park. Di stadion yang hampir selalu penuh oleh fans setia mereka, Dortmund akan menentukan nasibnya, apakah kelak bisa tampil di Wembley pada 25 Mei mendatang -- ataukah berhenti lebih cepat dan bersiap menyelesaikan musim tanpa gelar.
Tak hanya itu, Dortmund juga sedang beradu gengsi dengan dua wakil Jerman lain, yakni Bayern dan Schalke, yang sampai kini juga masih bertahan di Liga Champions.
(a2s/krs)











































