Inter Milan tahu siapa Gareth Bale dan bagaimana mereka dulu pernah "diacak-acak" winger Tottenham Hotspur itu. Tapi ketika Nerazzurri harus bertemu Spurs dan Bale (lagi), mereka tak ciut nyali dan siap memberi perlawanan.
Babak grup Liga Champions musim 2010/2011 di mana Inter dan Spurs harus beradu dua kali. Saat itu Inter berstatus sebagai juara bertahan sementara itu Spurs adalah "anak bawang" di kompetisi ini. Di pertemuan pertama Inter unggul 4-0 di babak pertama sebelum "teror" Bale di babak kedua lewat gelontoran tiga golnya nyaris membuyarkan kemenangan mereka.
Selanjutnya di pertemuan keduanya, Inter merasakan bagaimana sulitnya menghentikan laju Bale di laga itu di mana Maicon yang berstatus bek kanan terbaik di dunia kewalahan mengawal pesepakbola 23 tahun itu. Bahkan sampai ada lelucon yakni "Taxi for Maicon".
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski secara tradisi Inter lebih mapan di Eropa dengan tiga gelar Piala UEFA dan tiga gelar Liga Champions, tapi performa Spurs saat ini begitu menawan -- berada di posisi ketiga klasemen -- sementara Inter harus berkutat dengan inkonsistensi penampilan dan cedera beberapa pemain intinya.
Apalagi Spurs punya Bale yang begitu tajam musim ini dengan sumbangan 20 gol dari 33 penampilan di seluruh kompetisi. Boleh jadi Inter tengah khawatir kalau kejadian 2,5 tahun lalu itu akan terulang, apalagi kini yang mengisi posisi Maicon adalah Javier Zanetti yang berumur 39 tahun.
"Kami harus berani. Tapi untuk bisa memenangi laga seperti ini tidaklah mudah," sahut Zanetti di Football Italia.
"Bale adalah pemain hebat dan tidak mudah untuk mematikannya," demikian Zanetti.
(/)











































