Pada periode 1996β2007, Roberto Carlos berseragam 'Si Putih' dan menjadi salah satu ikon klub tersebut. Sampai kini, setelah ia tak lagi bermain, figur pria Brasil berusia 39 tahun itu tetap cukup lekat dengan Madrid.
Menjelang pertandingan leg I perempatfinal Liga Champions antara Madrid dengan Galatasaray di Santiago Bernabeu, Kamis (4/4/2013) dinihari WIB, Roberto Carlos pun dimintai analisisnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penilaian itu tampaknya semata tidak ia lontarkan karena pernah membela Madrid. Ataupun karena ia pernah membela Fenerbahce (2007β2009) yang merupakan rival berat Galatasaray di Turki.
Buktinya, Roberto Carlos juga mengakui betapa Galatasaray bukanlah lawan yang mudah ditaklukkan, terutama di kandangnya sendiri. Itu mengapa ia berharap Madrid bisa memaksimalkan partai leg I ini sebelum melawat ke markas Galatasaray nanti.
"Leg kedua bisa menjadi amat rumit--atmosfer di Istanbul akan luar biasa dan di sana Galatasaray bisa memiliki kesempatan untuk menyingkirkan Real Madrid," ulasnya.
(krs/a2s)











































