Bayern-Dortmund Terkaitkan oleh Sosok Hitzfeld

Jelang Final Liga Champions

Bayern-Dortmund Terkaitkan oleh Sosok Hitzfeld

Rossi Finza Noor - Sepakbola
Kamis, 23 Mei 2013 15:58 WIB
Bayern-Dortmund Terkaitkan oleh Sosok Hitzfeld
Getty Images
Bern -

Terakhir kali Borussia Dortmund dan Bayern Munich meraih gelar juara Liga Champions, mereka ditukangi oleh orang yang sama. Orang itu adalah Ottmar Hitzfeld.

Dortmund terakhir kali menjadi juara pada 1997, sementara Bayern pada 2001. Bersama Dortmund, dia sukses menjuarai Bundesliga dua kali, yakni pada tahun 1995 dan 1996. Trofi Liga Champions pun jadi pencapaian terakhirnya bersama klub yang berkandang di Westfallen itu.

Hitzfeld membawa Dortmund menundukkan Juventus 3-1 pada final yang dihelat di Olympia Stadium Munich. Itu adalah trofi terakhirnya sebelum posisinya digantikan oleh Nevio Scala.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Semusim tidak menjadi manajer, Hitzfeld akhirnya ditunjuk menjadi manajer baru Bayern pada Juli 1998. Pada musim pertamanya, musim 1998/1999, Hitzfeld sukses membawa Bayern menjuarai Bundesliga dan membawa tim itu ke final Liga Champions. Namun, Bayern kandas. Dua gol dari Teddy Sheringham dan Ole Gunnar Solskjaer membuat Bayern takluk 1-2 di tangan Manchester United.

Hitzfeld harus menunggu dua musim untuk bisa mengantarkan Bayern kembali ke final. Kali ini mereka berhadapan dengan Valencia, yang waktu itu merupakan kuda hitam di Liga Champions. Setelah bermain imbang 1-1 selama 120 menit, Bayern akhirnya memenangi pertandingan lewat adu penalti. Hitzfeld pun mengangkat trofi Liga Champions untuk kedua kalinya dalam kariernya sebagai manajer.

Sejak 2008 silam, Hitzfeld sudah tidak lagi menangani klub. Dia kini menjabat sebagai manajer tim nasional Swiss. Melihat dua bekas klubnya berhadapan di final yang akan berlangsung akhir pekan ini, Minggu (26/5/2013) dinihari WIB, Hitzfeld jelas senang. Tetapi, dia mengaku tidak akan menonton langsung ke London.

"Mereka bisa saja mencoba taktik baru, sebab ini adalah final," ucap Hitzfeld di Kicker terkait final itu.

Pria berusia 64 tahun itu juga menyebut bahwa taktik ofensif Bayern dan Dortmund bisa membuat laga berjalan menarik. Lebih menarik lagi, Bayern dan Dortmund disebutnya sama-sama tidak bisa ditebak. Kedua tim itu kerap berubah bentuk dan beradaptasi dengan taktik lawan, demikian pendapat Hitzfeld.

Tetapi, dia dengan jelas menyebut salah satu di antara kedua itu lebih favorit untuk menjadi juara. "Bayern jelas jadi favorit dan mereka bakal berada dalam performa yang bagus pada hari pertandingan nanti," katanya.

(roz/din)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads