Ajax yang tampil di Amsterdam ArenA saat menghadapi Milan di matchday 2 Grup H Liga Champions relatif tampil bagus sejak awal laga dan mampu merepotkan lawannya itu.
Tercatat Ajax menguasai 59 persen ball possesion dan membuat 10 tembakan dengan enam mengarah ke gawang. Sementara Milan "hanya" bikin tujuh dengan lima on goal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Skor 1-1 itu kemudian bikin kesal De Boer yang merasa kemenangannya sudah dirampok mengingat keputusan wasit memberi penalti patut dipertanyakan. Sebab Balotelli dan Mike van der Hoorn sama-sama menarik kaus saat berduel di kotak penalti, namun tiba-tiba Balotelli terjatuh meski tak ada kontak berarti di antara kedua pemain.
"Anda tahu bahwa Balotelli bisa mencetak gol secara mengejutkan dan membuatnya bak teater. Itulah yang membuat kami kehilangan dua poin," keluh De Boer seperti dikutip Football Italia.
"Satu poin ini terasa menyakitkan. Pada akhirnya aku bisa menerima satu poin ini, tapi mengecewakan kebobolan dari penalti semacam itu. Pasti selalu akan ada kontak di kotak penalti. Ini hanya soal mendapat momen yang tepat dan Van Der Hoorn melakukannya. Benar-benar penalti yang konyol," sambungnya.
"Kami mendominasi babak pertama dengan pengusaan bola yang sangat bagus dan juga punya banyak kesempatan. Usai jeda kami mengambil pilihan yang salah dan kami tertekan. Milan lebih menguasai laga," papar pelatih berpaspor Belanda.
"Jika Anda membuat tiga atau empat peluang pada pertandingan hari ini, Anda setidaknya harus bisa mencetak satu gol."
(/)











































