Beda Nasib Napoli dan Zenit

Beda Nasib Napoli dan Zenit

Meylan Fredy Ismawan - Sepakbola
Kamis, 12 Des 2013 06:43 WIB
Beda Nasib Napoli dan Zenit
AFP/Gabriel Bouys
Naples - Tak ada patokan baku terkait jumlah poin yang dibutuhkan untuk lolos dari fase grup Liga Champions. Lihatlah Napoli dan Zenit St. Petersburg pada musim ini, yang punya nasib bertolak belakang.

Napoli mengumpulkan total 12 poin di fase grup. Partenopei meraih empat kemenangan dan dua kekalahan. Dengan jumlah poin tersebut, mereka ternyata tidak lolos ke babak 16 besar.

Napoli hanya menempati posisi ketiga di klasemen akhir Grup F. Meski jumlah poin mereka sama dengan Borussia Dortmund dan Arsenal, mereka kalah head-to-head dan selisih gol dari dua rivalnya itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut catatan Infostrada Live, Napoli merupakan tim yang mengumpulkan poin terbanyak di fase grup Liga Champions tapi gagal lolos. Nasib mereka sama dengan Paris Saint-Germain pada musim 1997/1998. Bedanya, pada musim 1997/1998, Liga Champions digelar dalam format yang berbeda, di mana yang lolos dari fase grup (ke babak perempatfinal) hanya juara-juara grup dan dua runner-up terbaik.

Sementara itu, Zenit mengalami nasib sebaliknya. Meski jumlah poin mereka cuma setengah dari milik Napoli, tapi klub Rusia itu tetap melaju ke babak 16 besar.

Zenit hanya mengantongi satu kemenangan di fase grup. Sisanya, mereka tiga kali imbang dan dua kali kalah.

Enam poin yang didapat Zenit sudah cukup untuk membawa mereka ke babak selanjutnya. Mereka menempati posisi kedua klasemen Grup G, unggul satu poin atas Porto dan Austria Wien. Juara di grup ini adalah Atletico Madrid dengan 16 poin.

Masih menurut Infostrada Live, Zenit menjadi tim yang lolos ke babak knockout Liga Champions dengan jumlah poin terendah. Sebelumnya, ada tujuh klub berbeda yang lolos ke babak knockout dengan koleksi tujuh poin di fase grup.

(mfi/nds)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads