Simeone Tak Tatap Milan Sebagai Derby Pribadi

Simeone Tak Tatap Milan Sebagai Derby Pribadi

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Rabu, 18 Des 2013 06:39 WIB
Simeone Tak Tatap Milan Sebagai Derby Pribadi
Getty Images Sport/Manuel Queimadelos Alonso
Madrid -

Kendati pernah berseragam Inter Milan, pelatih Atletico Madrid Diego Simeone tak menganggap laga kontra AC Milan di babak 16 besar Liga Champions sebagai laga derby pribadi.

Hasil undian babak 16 besar Liga Champions mempertemukan Atletico dengan Milan. Ini merupakan pertemuan pertama antara kedua tim di ajang tertinggi antar klub Eropa tersebut.

Bagi Simeone, partai ini punya kesan khusus karena ia pernah merasakan panasnya Derby Della Madonnina. Pelatih asal Argentina itu pernah dua musim membela Inter, sejak 1997 hingga 1999. Selain Inter, ia juga sempat membela Lazio pada 1999-2003.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Maka atmosfer San Siro bukanlah hal baru bagi pelatih 43 tahun itu. Namun demikian, Simeone menolak menjadikan pertandingan nanti sebagai pertarungan pribadinya. Lebih lanjut lagi, pria kelahiran Buenos Aires itu menantikan laga sulit melawan tim peraih tujuh titel Liga Champions tersebut.

"Saya tidak melihat laga ini sebagai derby Milan. Saya punya respek besar untuk Milan dan mereka yang bekerja di sana. Mereka punya pelatih luar biasa yang harus mengatur skuat yang luar biasa," ujar Simeone kepada Football Espana.

"Ini akan jadi sebuah tantangan besar, salah satu yang paling penting di musim ini, melawan sebuah tim yang telah memenangi Liga Champions beberapa kali," lanjutnya.

"San Siro adalah sebuah stadion yang mengagumkan, tempat di mana saya banyak bermain. Milan adalah kita yang indah dan saya yakin kita akan menyaksikan sebuah laga hebat," ujar Simeone.

Soal peluang, Simeone menyebut masih terlalu dini berbicara tim mana yang akan lolos. Baginya penting untuk melihat pergerakan bursa transfer pada Januari nanti dan perkembangan beberapa bulan ke depan untuk menilai.

"Kita akan lihat apakah mereka membeli pemain bagus lainnya di Januari dan juga bagaimana performanya menuju tantangan indah semacam ini. Untuk saat ini saya melihat tiap tim punya peluang 50 persen untuk lolos. Kita masih di bulan Desember, jadi masih terlalu dini untuk mengatakan siapa yang favorit," tandasnya.

(raw/mfi)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads