Yaya Toure adalah dinamo untuk Manchester City. Kehadirannya di lapangan begitu penting untuk The Citizens, meski belakangan beberapa orang mengritiknya.
Toure adalah contoh paling ideal dari seorang box-to-box midfielder. Dia tidak hanya piawai dalam membantu pertahanan, tetapi juga mengontrol lini tengah dan membantu serangan. Tidak jarang pula dia jadi pencetak gol, pemberi assist, ataupun eksekutor tendangan bebas.
Singkatnya, Toure adalah gelandang yang komplet. Tidak sia-sia City mengontraknya dengan gaji selangit karena kemampuannya memang setimpal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apalagi jika mengingat belakangan City tidak diperkuat oleh duet idealnya di lini tengah, Fernandinho. Barcelona, yang jadi lawan City tengah pekan ini, dinilai bisa memanfatkan hal tersebut.
Dikritik demikian, Toure mendapatkan pembelaan. Manuel Pellegrini menyebut, Toure bermain seperti demikian sesuai perintahnya.
"Yaya bermain sebagaimana saya ingin dia bermain. Saya ingin dia bermain dengan bebas," ujar Pellegrini seperti dilansir Guardian.
Ucapan Pellegrini itulah yang kemudian jadi pegangan Toure. Adik dari bek Liverpool, Kolo Toure, tersebut mengatakan bahwa yang terpenting baginya adalah manajernya puas dengan performanya.
"Kami punya rasa hormat kepada pemain-pemain senior, tapi terkadang mereka salah."
"Buat saya, mereka tidaklah begitu penting. Yang paling penting buat saya adalah apa yang diperintahkan manajer saya. Saya ada di posisi yang tepat. Apakah itu jadi kekurangan atau tidak, saya sudah bermain seperti itu sejak lama."
"Saya sudah bermain dalam posisi seperti ini di beberapa klub dan saya punya banyak pengalaman soal itu," tegas Toure.
Kabar baiknya buat City, Fernandinho disebut sudah bisa bermain kala menghadapi Barcelona. Hal ini dinilai bisa mengurangi beban Toure di lini tengah.
(roz/krs)











































