Dala tiga musim terakhir, termasuk musim ini, Manchester City selalu berkesempatan menghadapi tim-tim Spanyol. Bagaimana hasil yang dicapai The Citizens kala menghadapi tim-tim tersebut?
Pada musim 2011/2012, City memang tidak berhasil lolos dari fase grup Liga Champions, tapi dua dari tiga kemenangan yang didapat City diambil atas tim asal Spanyol, yakni Villarreal.
Setelah menang 2-1 atas Villarreal di Etihad Stadium, City menang 3-0 pada laga berikutnya di El Madrigal. Yaya Toure dkk. pun turut andil dalam menenggelamkan The Yellow Submarine.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Semusim berselang, City giliran berada satu grup dengan Real Madrid. Hasilnya? City kalah satu kali dan bermain imbang satu kali.
Pada laga pertama di Etihad, City kalah 2-3. Mereka sempat unggul 2-1 terlebih dulu sebelum akhirnya gol-gol dari Karim Benzema dan Cristiano Ronaldo di tiga menit terakhir laga membuyarkan harapan.
Pada laga di Santiago Berbabeu, Benzema membawa Madrid unggul lebih dulu pada menit ke-10, sebelum akhirnya Sergio Aguero membawa City menyamakan kedudukan jadi 1-1 di menit ke-73. Skor tersebut bertahan sampai akhir laga.
Total, dari empat pertemuan di atas, City menang dua kali, kalah satu kali, dan imbang satu kali. Mereka mencetak delapan gol dan kebobolan lima gol. Sebuah catatan yang sebenarnya tidak terlalu buruk.
Bagaimana dengan laga menghadapi Barcelona di babak 16 besar musim ini? Sebagai catatan, El Barca belum pernah meraih kemenangan dalam lima laga tandang terakhir melawan tim asal Inggris di Liga Champions.
Catatan Barca pada lima laga itu adalah dua kali imbang, tiga kali kalah.
Kendati demikian, David Silva menyebut City wajib waspada. "Tentu secara teknis ini hanya paruh pertama. Kami punya dua leg untuk dimainkan jadi kami harus kuat dalam bertahan dan mencoba untuk tidak kebobolan," ujar gelandang asal Spanyol itu.
(roz/nds)










































