Ini bukan kali pertama suporter CSKA melakukan aksi-aksi yang berbau rasis. Ketika klub mereka menjamu Manchester City di fase grup, bulan Oktober silam, dari tribune terdengar suara-suara menirukan monyet, yang diduga ditujukan kepada gelandang City Yaya Toure.
Akibat insiden itu, UEFA menghukum CSKA dengan penutupan sebagian stadion pada laga kandang melawan Bayern Munich pada 27 November.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Atas pelanggaran tersebut, CSKA mendapatkan hukuman dari UEFA berupa keharusan menggelar laga kandang berikutnya di kompetisi antarklub Eropa tanpa penonton.
"CSKA harus memaninkan pertandingan kandang berikutnya di kompetisi UEFA tanpa penonton dan membayar dendan 50 ribu euro setelah suporter menunjukkan simbol-simbol rasis dan sayap kanan ketika CSKA kalah 1-2 dari Viktoria Plzen di laga Liga Champions Grup D pada 10 Desember 2013," demikian pernyataan UEFA.
"Hukuman ini mencerminkan fakta bahwa CSKA punya rekam jejak perilaku rasis yang dilakukan suporter mereka."
Karena CSKA cuma menempati posisi terbawah di fase grup, mereka pun tersingkir dari Liga Champions dan tak mendapatkan tiket ke Liga Europa. Klub Rusia itu mungkin baru menjalani hukuman dari UEFA pada kompetisi antarklub Eropa musim depan.
(mfi/raw)











































