Schalke sudah habis. Bahkan mereka sendiri sudah tahu akan hal itu. Pasalnya, untuk membalikkan skor 1-6 di kandang Real Madrid bukanlah hal mudah.
Tentu, ada juga frase terkenal dalam sepakbola: Segalanya bisa terjadi di dalam sepakbola. Namun, secara matematis, Schalke minimal harus menang 7-0 di Bernabeu untuk membalikkan keadaan.
Repotnya, dalam catatan yang dilansir oleh UEFA, Madrid hanya kalah dua kali ketika menjamu tim asal Jerman. Dari 25 kesempatan, Los Blancos menang 19 kali dan imbang empat kali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Schalke sendiri cukup oke di Bundesliga. Mereka hanya kalah satu kali dalam 10 laga terakhir di liga domestik tersebut.
Meski demikian, pertanyaannya akan tetap sama: Mau apa Schalke di Bernabeu nanti? Tentu selalu ada pilihan. Meskipun sudah hampir dipastikan tidak akan melaju ke perempatfinal, Die Knappen bisa melangkah keluar dengan kepala tegak seandaikan mereka memberi perlawanan ketat.
"Kami harus realistis. Real Madrid adalah tim yang luar biasa. Ketika Anda kalah 1-6 di leg pertama, maka tidak akan mudah untuk mencapai babak perempatfinal," ujar Pelatih Schalke Jens Keller di situs resmi UEFA.
Keller sendiri tidak akan memaksakan pemainnya untuk tampil gila-gilaan. Para pemain yang memiliki cedera minor kemungkinan besar tidak akan dimainkannya sama sekali.
"Mungkin pemain dengan cedera ringan tidak akan bermain. Saya tidak punya banyak pilihan. Tapi, kami akan mencoba memainkan para pemain muda kami," kata Keller.
(roz/krs)











































