Sevilla menjadi kampiun Liga Europa musim ini usai menundukkan Benfica. Pahlawan kemenangan Los Rojiblancos di babak adu penalti, Beto, mengungkapkan bahawa mereka sudah mencetak sejarah.
Sevilla harus berjuang hingga babak tos-tosan untuk menundukkan Benfica dalam pertandingan yang berlangsung di Juventus Stadium, Turin, Kamis (15/5/2014) dinihari WIB.
Dalam babak adu tendangan penalti, Beto menjadi pahlawan usai menepis dua sepakan eksekutor Benfica, Oscar Cardozo dan Rodrigo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sevilla pun menjadi juara Liga Europa untuk ketiga kalinya, setara dengan raihan Juventus, Inter Milan, dan juga Liverpool.
Soal keberhasilan menjuarai Liga Europa musim ini, Beto pun menyebutnya sebagai raihan yang spesial. Dia juga mengaku bangga bisa tercatat dalam buku sejarah klub.
"Dengan harapan yang tinggi, kami tahu bahwa dia merupakan pemain yang tenang, pemain yang bisa mengatasi tekanan. Saya hanya ingin dia mencetak gol, jadi saat dia bisa melakukannnya seperti ada rasa gembira yang luar biasa di dalam dada. Rasa bangga dan kebahagiaan yang besar," kata Betto di situs resmi UEFA.
"Itu merupakan momen yang indah dan bersejarah. Semua pemain ingin menjadi bagian di dalamnya, bahkan cuma bagian kecil dari sejarah klub. Hari ini kami mencatatkan sejarah. Dan saya bangga bisa menjadi bagian sejarah Sevilla," imbuhnya.
(cas/cas)











































