Laju Dortmund di Bundesliga sejauh ini memang berantakan. Dari 10 pekan yang dilalui, anak asuh Juergen Klopp terjerembap ke zona degradasi, menempati posisi 17 dari 18 tim. Mereka baru mengumpulkan dua kemenangan sedangkan sudah menelan tujuh kekalahan.
Kontras dengan di liga, Dortmund justru sangat oke di Liga Champions. Sejauh ini Marco Reus dkk. masih sempurna dari tiga laga yang dijalani, bahkan belum kebobolan sekalipun di periode tersebut sementara sudah mencetak sembilan gol.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan demikian, Dortmund bisa mengamankan tiket lolos ke fase gugur andai bisa memetik hasil positif atas Galatasaray di Signal Iduna Park, Rabu (5/11/2014) dinihari WIB.
Perbedaan laju Dortmund di kompetisi domestik dan Eropa ini tentu saja jadi isu yang menarik. Klopp menyebut pihaknya sebenarnya sudah memahami problem-problem yang ada, tapi tim belum memberikan jawaban yang diharapkan. Pelatih 47 tahun itu juga enggan menyalahkan faktor keberuntungan atas hasil-hasil buruk di liga.
"Kami punya jawaban atas masalah-masalah kami, tapi respons kami belum cukup bagus sejauh ini. Ada laga-laga di mana kami jadi tim yang tampil lebih baik, tapi kalah berkat kesalahan-kesalahan individu. Kami juga menampilkan sejumlah performa buruk, menciptakan peluang terlalu sedikit," kata Klopp di situs resmi UEFA.
"Anda tidak akan mendengar saya berkata 'Apa lagi yang harus kami lakukan? Segala sesuatunya berlawanan dengan kehendak kami'. Tidak, kami membuat kesalahan-kesalahan dan tidak cukup tajam dalam penyelesaian akhir. Sesimpel itu," tambahnya.
Melihat rangkaian hasil negatif di liga sejauh ini, Dortmund tentu bakal berupaya melanjutkan laju positif di Liga Champions demi menjaga atmosfer ruang ganti.
(raw/krs)











































