Cuma tersisa satu tiket lagi dari Grup E untuk bisa menemani Bayern Munich. Tiga tim masih berpeluang untuk itu, yakni Roma, CSKA, dan City yang sama-sama punya lima poin.
Roma jadi tim dengan peluang terbesar dibanding kedua pesaingnya, mengingat hasil imbang tanpa gol sudah cukup mengantarkan mereka ke babak selanjutnya
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
City sendiri meski menghuni dasar klasemen masih tetap memiliki peluang. Bahkan dengan skor 1-1 lawan Roma di laga terakhir plus kekalahan CSKA, maka City bakal lolos dengan keunggulan selisih gol dari I Lupi.
Namun, skenario itu bukan jadi pilihan City saat menyambangi Olimpico pertengahan pekan ini. Pellegrini ingin anak asuhnya bermain ngotot untuk mengincar kemenangan untuk menjaga peluang lolos, tanpa memikirkan hasil di laga lain.
"Satu-satunya yang bisa kami lakukan adalah menang. Saya tidak akan berpikir bahwa Bayern Munich akan menurunkan tim yang lemah, karena tim besar, kuat, akan selalu ingin menang, tapi kami tidak boleh memikirkan soal itu," ujar Pellegrini seperti dikutip Football Italia.
"Kami harus fokus pada pertandingan kami sendiri, dan mencoba mendapatkan hasil yang kami butuhkan untuk lolos. Kami tahu kemenangan atas Bayern Munich hanya sebuah langkah awal. Ini adalah yang selanjutnya," sambungnya.
"Kami tidak berubah sama sekali, kami akan selalu jadi tim ofensif. Kami selalu mencoba untuk menyerang sejak awal dan itulah yang akan kami lakukan saat melawan Roma."
"Masalahnya Roma juga ada dalam posisi yang sama. Mereka tahu hasil imbang 1-1 dan Bayern mengalahkan CSKA, maka hasil itu akan menguntungkan kami. Dengan situasi seperti itu, maka kami akan lolos, jadi Roma juga ingin menang."
"Jika skor kami 0-0 dan Bayern menang, maka Roma akan berada di posisi yang lebih baik dibanding kami. Memang sangat rumit. Akan sangat sulit bagi kami berdua untuk berhitung secara matematis, tapi kami tidak butuh itu. Kami berdua hanya ingin menang," pungkas Pellegrini.
Pertemuan pertama City dan Roma di Etihad Stadium berakhir imbang 1-1. City sendiri datang ke Italia tanpa diperkuat sejumlah pemain inti seperti Sergio Aguero, David Silva, Stevan Jovetic, Vincent Kompany, dan Edin Dzeko plus Yaya Toure yang terkena akumulasi kartu.
(mrp/mrp)











































