Sejak pergantian tahun, Roma mulai jarang meraih kemenangan dan akrab dengan hasil imbang. Ada 14 pertandingan yang dijalani anak asuh Rudi Garcia sejauh ini di 2015, hanya empat kemenangan yang diraih meski juga cuma kalah satu kali.
Berkat hasil-hasil mengecewakan tersebut, Roma harus kehilangan kesempatan memenangi Coppa Italia, juga mulai tertinggal dalam persaingan Scudetto. Meski masih duduk di urutan dua klasemen Serie A, anak-anak ibukota kini tertinggal 11 angka dari Juventus di puncak klasemen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Laga leg pertama melawan Fiorentina di Artemio Franchi, Jumat (13/3/2015) dinihari WIB pula yang jadi kesempatan terdekat Roma untuk mulai bangkit. Penyerang Giallorossi, Adem Ljajic, percaya timnya tak punya kendala mental dan bakal segera mendapatkan kembali permainan terbaiknya.
"Terkadang Anda terjebak dalam semacam pola buruk, tapi kami harus terus berusaha dengan apa yang kami lakukan. Kami bermain baik selama enam bulan pertama. Kami saat ini memang tidak tampil begitu baik dan kami harus kembali ke permainan terbaik kami,' kata Ljajic di situs resmi klub.
"Benar bahwa kita kadang tampak bangkit setelah kebobolan lebih dahulu dan kemudian mulai bermain lebih baik. Kami perlu kembali ke permainan umpan sebaik yang kami bisa, lalu segalanya akan muncul dengan alami," sambungnya.
"Tidak ada penghalang mental apapun. Kami punya sekelompok pemain hebat di sini, kami semua mendiskusikan berbagai hal bersama, dan kami ingin melewati ini dengan kepala tegak," demikian pemain 23 tahun ini.
(raw/nds)











































