Arsenal tetap tersingkir setelah menang 2-0 (agregat 3-3) di markas AS Monaco. Hasil ini membuat The Gunners mendekati catatan buruk yang pernah ditorehankan Real Madrid.
Bertandang ke Stade Louis II, tim London Utara ini menang berkat gol-gol Olivier Giroud dan Aaron Ramsey di masing-masing babak. Tapi kemenangan itu tidak cukup meloloskan Arsenal karena kalah produktivitas gol tandang usai takluk 1-3 di Emirates.
Ini artinya, tim London Utara itu untuk kelima kalinya beruntun terdepak di babak 16 Besar Liga Champions. Menurut statistik InfostradaLive, rekor terburuk masih dipegang Madrid yang tersingkir di babak 16 Besar enam kali beruntun (2004-05 sampai dengan 2009-10).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Situasi yang identik dengan musim ini lebih dulu terjadi pada 2012-13. Di kandang sendiri, Arsenal kalah 1-3 dari Bayern Munich sebelum menang 2-0 di Allianz Arena. Dengan agregat 3-3, Per Mertesacker dkk. tetap mesti pulang karea kalah produktivitas gol tandang.
Sedangkan pada musim lalu, Arsenal kembali terganjal raksasa Jerman itu. 'Meriam London' menuai hasil buruk di leg pertama dengan kekalahan 0-2 dan hanya mampu berimbang 1-1 di markas Bayern. Arsenal pun terdepak dengan agregat 1-3.
(rin/raw)











































