Atletico Madrid berkesempatan membalas dendam kepada Real Madrid setelah kalah di final musim lalu. Bek kanan Madrid Dani Carvajal sadar betul dengan potensi ancaman yang bisa ditimbulkan Atletico.
Di Lisbon, Portugal, Atletico dipaksa mengubur mimpinya untuk menjuarai kompetisi ini untuk pertama kalinya. Sempat unggul 1-0 sampai menit-menit akhir injury time Madrid menyamakan skor untuk memaksakan pertandingan berlanjut ke babak tambahan waktu.
Tiga gol Madrid kemudian bersarang ke gawang Atletico untuk menyudahi pertandingan dengan skor akhir 4-1. Madrid juara sekaligus mewujudkan La Decima, titel Eropa ke-10 dalam sejarah klub.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bermodal kenangan pahit dan rekor apik itu Atletico akan mencoba membalas dendam kepada Madrid saat kedua tim berjumpa dalam laga perempatfinal leg I di Vicente Calderon nanti malam.
"Kami sudah berjumpa mereka beberapa kali di musim ini tapi sekarang adalah pertandingan knockout dan akan berbeda," ucap Carvajal kepada Uefa.com. "Aku pikir Liga Champions adalah sesuatu yang istimewat sehingga akan mengubah pendekatan."
"Pertarungan nanti akan sangat istimeat, akan menjadi sebuah laga yang sulit dan kedua tim akan mencoba yang terbaik supaya bisa lolos," lanjut dia.
"Dari sudut pandan Atletico, bisa jadi ini adalah sebuah kesempatan untuk balas dendam. Mereka nyaris menang pada musim lalu tapi pada akhirnya justru kami yang merayakan. Jadi ini bisa menjadi sebuah laga yang spesial mengingat final musim lalu," imbuh Carvajal.
(rin/din)











































