Buffon pernah berada di puncak dunia saat memenangi Piala Dunia 2006 bersama tim nasional Italia. Trofi itu diangkatnya usai memenangi laga final melawan Prancis di Olympiastadion, Berlin.
Sepulang dari Jerman, meski berstatus sebagai juara dunia, Buffon harus berkompetisi di Serie B. Juve kala itu turun kasta sebagai bentuk hukuman atas kasus Calciopoli.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sembilan tahun berlalu usai kesuksesan di Berlin, Buffon akan kembali lagi ke Olympiastadion. Bianconeri menembus final Liga Champions dan akan menghadapi juara La Liga, Barcelona, pada 6 Juni mendatang.
Masuk ke final Liga Champions dengan menyingkirkan juara bertahan, Real Madrid, diakui Buffon memberi kebahagiaan luar biasa untuknya. Kapten Juve itu berharap bisa mendapatkan kesuksesan yang sama seperti yang dia raih sembilan tahun lalu di Olympiastadion.
"Saya merasakan kebahagiaan luar biasa di Madrid setelah leg kedua semifinal melawan Real yang hanya saya rasakan beberapa kali sepanjang karier saya. Ketika Anda bukan favorit, atau paling tidak bukan tim yang lebih kuat, bisa lolos itu sangat memuaskan," ucap Buffon seperti dikutip Telegraph.
"Saya kembali ke Berlin setelah sembilan tahun dan saya penasaran ingin tahu apakah perasaannya akan tetap sama. Tapi saya pikir tidak akan ada bedanya," lanjut kiper 37 tahun itu.
"Sebagai kapten sepanjang pekan, saya akan katakan apa yang saya rasakan, tapi saya harap teman-teman setim saya juga punya sesuatu yang ingin dikatakan untuk membuat perjuangan ini lebih mudah."
"Kami semua tenang, kami tahu kami melakukan sesuatu yang tidak diduga dengan lolos ke final, tapi kami pantas ada di sini," katanya menambahkan.
(nds/raw)











































