Meski tengah memegang catatan tak terkalahkan dalam 45 laga terakhir, Dinamo tak lantas diunggulkan saat tampil di Allianz Arena, Munich, Rabu (30/9/2015) dinihari WIB. Pasalnya, lawan yang mereka hadapi adalah Bayern yang punya reputasi mentereng di Liga Champions.
Bayern merupakan satu dari tiga tim yang pernah lima kali juara Piala/Liga Champions, sedangkan Dinamo belum pernah lolos dari fase grup. Saat Bayern musim lalu menembus semifinal Liga Champions untuk kali keempat secara beruntun, Dinamo musim ini baru kembali tampil di fase grup setelah absen tiga tahun.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski menyadari kehebatan Bayern, Mamic tak akan menyerah sebelum bertanding. Dia tahu timnya akan dipaksa bertahan oleh Die Roten, tapi akan berusaha mencuri kesempatan untuk menyerang balik.
"Kami tahu betapa kuatnya mereka. Namun, mereka juga manusia seperti halnya kami," ujar Mamic.
"Kami punya visi untuk laga ini. Kami harus main defensif, tapi bukan cuma defensif. Kami ingin berusaha menyerang dan jika mungkin mencetak gol," katanya.
(mfi/raw)











































