Arsenal dipaksa mengakui keunggulan Olympiakos dalam pertandingan lanjutan Grup F di Emirates, Rabu (30/9/2015) dinihari WIB. The Gunners tampil lebih dominan dengan memiliki 70 persen penguasaan bola dengan 9 tembakan mengarah ke gawang dari total 18 percobaan.
Olympiakos dengan 30 persen penguasan bola mampu menciptakan sembilan percobaan dengan empat percobaan mengarah ke gawang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lima menit sebelum jeda, Ospina membuat gol bunuh diri usai bola tangkapannya melewati garis gawang saat mengantisipasi sepak pojok Olympiakos. Di paruh kedua, Alexis Sanchez menghidupkan peluang Arsenal usai mencetak gol di menit ke-65 tapi hanya semenit kemudian Olympiakos unggul lagi lewat gol Alfredh Finnbogason.
Bagi Arsenal, ini adalah kekalahan kedua beruntun setelah di matchday pertama ditekuk Dinamo Zagreb 1-2. Wenger percaya timnya sesungguhnya bisa memenangi pertandingan ini dan punya peluang lolos dari babak grup.
"Masih mungkin lolos, tentu saja," kata Wenger yang dikutip BBC Sport. "Tapi sulit diterima kami kalah dalam pertandingan seperti itu. Kami kalah karena kurang konsentrasi saat bertahan dan tidak beruntung. Mereka cuma punya empat tembakan dan menciptakan tiga gol."
"Titik baliknya saat kedudukan 2-2 karena kami memberi mereka sebuah gol balasan langsung. Seandainya skor 2-2 bertahan sampai lima menit kemudian kami keluar sebagai pemenangnya."
"Seorang kiper bisa membuat sebuah kesalahan. Itu tidak menyebabkan kami kalah di pertandingan ini. Petr Cech juga pernah membuat kesalahan di musim ini (saat melawan West Ham di Premier League)."
(rin/mrp)











































