Serunya laga di BayArena, Rabu (21/10/2015) dinihari WIB, sudah bisa dirasakan sejak awal. Dalam waktu kurang dari 20 menit, Leverkusen sudah unggul 2-0 lewat dua gol Javier 'Chicharito' Hernandez.
Tapi, saat babak pertama berakhir, skor sudah sama kuat 2-2. Roma dua kali membobol gawang Leverkusen lewat sepasang gol Daniele De Rossi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam catatan Infostrada Live, 4-4 adalah skor imbang terbesar dalam sejarah Liga Champions. Skor tersebut sebelumnya baru dua kali tercipta, yakni pada laga Hamburg vs Juventus di tahun 2000 dan Chelsea vs Liverpool di tahun 2009.
"Ini adalah pertandingan yang benar-benar harus Anda saksikan di stadion," ucap pelatih Leverkusen, Roger Schmidt, seusai pertandingan.
"Pertandingan seperti ini yang membuat segalanya setimpal dalam olahraga ini. Pada akhirnya, imbang adalah hasil yang pantas," kata Schmidt di Football Italia.
(mfi/rin)











































