Manuel Pellegrini meminta Manchester City untuk mengabaikan keunggulan agregat atas Dynamo Kiev. Pellegrini ingin City memperlakukan laga seperti awal lagi.
City memetik kemenangan 3-1 kala melawat ke kandang Dynamo Kiev di leg I babak 16 besar Liga Champions tiga pekan lalu. Kemenangan tersebut tentu memberi City keuntungan besar di leg II.
City akan gantian menjamu Dynamo Kiev di leg II, Rabu (16/3/2016) dinihari WIB. Dengan modal skor 3-1, City cukup membukukan hasil imbang untuk lolos.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami bicara kemarin dan hari ini soal apa yang harus kami lakukan besok. Kami tidak akan bermain dengan skor yang kami dapat di Kiev, kami hanya harus katakan ini masih 0-0 dan mencoba memenangi pertandingan. Begitulah cara kami menghadapi pertandingan," ujar Pellegrini seperti dikutip situs resmi klub.
"Yang paling penting adalah tahu kami belum lolos. Kami bermain melawan tim besar yang tahu bagaimana memainkan laga seperti ini. Itulah target pertama, kemudian kami akan lihat siapa lawan kami di babak berikutnya. Dengan kepercayaan dan kepercayaan diri, kami melaju."
Jika bisa melewati adangan Dynamo Kiev dan masuk ke perempatfinal, maka itu akan menjadi sebuah pencapaian khusus bagi City. Sejauh ini, laju terbaik The Citizens, yang mulai mencicipi Liga Champions pada 2011/2012, di kompetisi tertinggi antarklub Eropa itu adalah mencapai babak 16 besar.
[Baca juga: Kans City Membuat 'Sebuah Langkah Besar']
"Ketika Anda meraih prestasi bagus yang sebelumnya tidak bisa Anda lakukan, itu memberi pengalaman dan kepercayaan diri lebih. Penting menjuarai grup dan saya yakin tim ini ingin terus menorehkan prestasi baru," lanjut Pellegrini.
"Kami sudah berkembang di kompetisi ini. Sebelum saya datang, klub tidak lolos ke babak 16 besar tapi kami sudah melakukannya dua kali di dua tahun pertama dengan Bayern Munich ada di grup kami dan kami menang dua kali dan kalah dua kali melawan mereka," ucapnya.
(nds/cas)











































