Pendapat tersebut dikemukakan oleh striker PSG, Zlatan Ibrahimovic, setelah timnya bermain seri 2-2 dengan City di Parc des Princes, Kamis (7/4/2016) dinihari WIB. Menurut Ibra, PSG tak seharusnya membuat banyak kesalahan saat bertemu tim sekelas City.
"Kami membuat banyak kesalahan dan Manchester City menghukum kami. Anda tak boleh membuat kesalahan-kesalahan seperti ini saat melawan sebuah tim dengan kualitas ini," ujar Ibra kepada PSG TV.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dua gol PSG dicetak oleh Ibra dan Adrien Rabiot, sementara dua gol City tercatat atas nama Kevin De Bruyne dan Fernandinho. PSG sebenarnya berpeluang besar untuk mencetak lebih banyak gol. Namun, eksekusi penalti Ibra di babak pertama dimentahkan oleh kiper City, Joe Hart.
Dua gol City tak lepas dari kesalahan pemain-pemain PSG. Gol pertama yang dicetak De Bruyne berawal dari kegagalan PSG mempertahankan bola di lini tengah. City mencuri bola dan melancarkan serangan balik kilat yang berujung gol.
Sementara itu, gol kedua yang dicetak Fernandinho adalah buah dari kurang sigapnya Serge Aurier dan Thiago Silva dalam mengantisipasi umpan silang dari Bacary Sagna. Bola liar kemudian disontek Fernandinho ke dalam gawang.
City sebenarnya juga membuat kesalahan fatal yang berujung gol lawan. Gol Ibra adalah buah kecerobohan Fernando dalam menerima backpass dari Hart.
Hasil imbang 2-2 ini memberatkan langkah PSG untuk lolos ke babak berikutnya. Mereka akan dijamu City di Etihad Stadium pada pertemuan kedua, pekan depan, dan harus menang atau bermain seri dengan skor lebih besar daripada 2-2.
"Di leg kedua, kami harus memainkan sepakbola sederhana dan membenahi apa yang tidak bekerja pada malam ini. Saya yakin karena saya percaya pada diri saya dan tim saya," kata Ibra.
(mfi/roz)











































