Sebelum laga leg pertama semifinal Liga Champions,Β Kamis (28/4/2016) dinihari WIB tadi, pelatih Atletico Diego Simeone ingin anak asuhnya tak sekadar mampu membendung lawan tapi juga mencetak gol dan menang. Kemenangan di Vicente Calderon jelas akan sangat penting, karena itu akan memancing Bayern untuk tampil lebih menyerang pada leg kedua di Allianz Arena. Sebagai tim yang gemar melakukan serangan balik, situasi itu bakal menguntungkan.
[Baca juga: Fokus Atletico Tak Sekadar Membendung Bayern, tapi Menang]
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Gol tersebut membuat Atletico bisa mengontrol laga. Ini juga yang diinginkan mereka, karena tim tamu akan bermain semakin terbuka. Bayern tampil amat mendominasi di babak kedua, tapi gagal menemukan gol yang dibutuhkan.
Dominasi tim Pep Guardiola tercermin dari jumlah umpan sukses mereka yang mencapai 654 berbanding hanya 150 milik Atletico. Secara persentase, Bayern mencatatkan 69% penguasaan bola seperti dilansir UEFA. Hanya saja Atletico tampil tak kalah tangguh secara pertahanan.
[Baca juga: Soal Kokohnya Pertahanan dan Catatan Clean Sheet Atletico]
"Kami sejak awal ingin menang tanpa kebobolan satu gol pun dan kami berhasil mewujudkannya," kata penyerang Atletico Antoine Griezmann di situs resmi klub.
"Semua orang bertahan dan semua orang menyerang bersama-sama. Ini menunjukkan kekuatan dan mentalitas kami," imbuhnya.
Meski segala sesuatunya berjalan sesuai keinginan, tak ditampik oleh Atletico bahwa ini laga yang amat berat. Los Colchoneros benar-benar diperas fokus dan konsentrasinya menghadapi tekanan masif dari Bayern.
"Ini adalah salah satu laga tersulit yang pernah saya mainkan dalam hidup saya," ujar bek Atletico Filipe Luis. (raw/din)











































