Di Arena Lviv, Lviv, (29/4/2016) dini hari WIB, Sevilla bermain imbang 2-2 dengan tuan rumah Shakhtar Donetsk. Dengan dua gol tandang itu, langkah Sevilla untuk melaju ke final relatif lebih enteng ketimbang Shakhtar.
[Baca Juga: Sevilla Cetak Dua Gol Tandang, Tahan Imbang Shakhtar 2-2]
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan demikian, Sevilla sudah mengoleksi empat gelar juara Liga Europa, yang terbanyak di antara tim-tim lainnya. Sebelumnya, tim asal Andalusia itu menjadi juara pada tahun 2006 dan 2007.
Menariknya, tiap kali melaju ke final, Sevilla tidak pernah kalah. Kini, mereka punya kans untuk melanjutkan catatan bagus tersebut, kendati pelatih Sevilla, Unai Emery, menilai peluang Shakhtar masih sama besar.
"Kedua tim menunjukkan diri mereka layak untuk berada di semifinal," ujar Emery seperti dilansir Soccerway.
"Pertarungan ini masih amat terbuka. Masih 50:50. Kami harus tampil sebaik mungkin di leg kedua untuk bisa melaju."
"Saya tidak terkejut dengan permainan di babak pertama atau babak kedua, saya memprediksi pertandingan serupa akan terjadi di leg kedua," kata Emery.
(roz/nds)











































