Madrid mamastikan tiket final Liga Champions usai menyingkirkan Manchester City dengan kemenangan agregat 1-0. Mereka sudah ditunggu rival sekota, Atletico Madrid, yang lebih dulu memastikan tempat di partai puncak.
Atletico melaju ke final setelah mengalahkan tim Jerman, Bayern Munich, dengan skor 2-2. Los Colchoneros unggul gol tandang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ramos berang ketika Simeone menyebut kalau La Liga 'disiapkan' untuk Madrid. Dia mengungkapkan ketidaksenangannya dengan lagak Simeone sebagai korban.
Simeone membalasnya dengan berupaya mendiginkan situasi dan tak ingin perseteruan berlanjut. Dia malah memuji Ramos. Simeone mengatakan kalau Ramos adalah pemain berkualitas sehingga berharap bisa bergabung dengan Atletico.
Nah, kini saling lempar komentar itu diungkit lagi. Ramos kembali menyindir Simeone.
"Dengan senang hati saya bilang saya mendoakan yang terbaik untuk El Cholo (Simeone) yang menginginkan seorang Ramos berada dalam tim dia. Tapi bagaimanapun kami adalah rival dengan saya yang mempunyai pengaruh kepadanya," kata Ramos seperti dikutip Soccerway.
Tapi Ramos mengakui Atletico adalah tim yang sulit untuk dikalahkan, bahkan dibandingkan Bayern Munich. Faktanya, statistik menunjukkan Madrid tengah kesulitan untuk meraih kemenangan atas Atletico.
"Pertandingan menghadapi Atletico bisa jadi akan menjadi laga yang tidak nyaman. Kalau menghadapi Bayern sudah jelas mereka mempunyai pertahanan yang sangat bagus. Tapi kami tidak berfokus kepada mereka, kami akan berfokus kepada tim kami sendiri," tutur kapten Madrid itu.
(fem/din)











































