MU gagal kembali ke Liga Champions setelah hanya finis kelima pada akhir musim 2015-16. Ini cuma untuk ketiga kalinya dalam sejarah klub, MU tidak bermain di level teratas Eropa.
Sebelumnya pada 2012, MU gagal tampil impresif usai disingkirkan Athletic Bilbao lewat agregat 3-5 di babak 16 besar. Sedangkan setelah terdepak dari fase grup Liga Champions musim lalu, 'Setan Merah' kandas di babak yang sama kali ini oleh rival lokal-nya Liverpool dengan agregat 1-3.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kupikir ini adalah sebuah kompetisi yang menyenangkan dan kami ingin bertarung di setiap kompetisi yang kami ikuti," ujar gelandang MU itu yang dikutip Mirror. "Liga Europa kini sudah semakin penting di setiap musimnya -- kupikir UEFA sudah bekerja dengan baik dalam hal itu."
"Kupikir kami adalah klub terbesar di dalam pengundian dan kami harus menghormati sejarah kami. Kami ingin bertarung untuk gelar itu dan sangat antusias menyaksikan hasil undian."
"Para pemain menginginkan sebanyak mungkin pertandingan. Jadi kami memiliki peluang untuk bermain di setiap Kamis, Minggu, Kamis, Minggu. Ini sangat penting untuk kami. Kami bisa bermain melawan tim-tim besar juga. Aku berpeluang berjumpa klub lamaku [Bilbao] dan kupikir ini adalah kompetisi yang sangat bagus," kata Herrera.
"Musim lalu klub Inggris lain [Liverpool] kalah di final melawan Sevilla. Lalu, ketika Anda memenangi kompetisi ini, Anda punya peluang bermain di Piala Super. Jadi semuanya positif."
MU akan mengetahui nasibnya di Liga Europa 2016-17 dalam pengundian yang akan dilakukan pada hari ini (26/8/2016).
(rin/cas)











































