Menjamu Leicester di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan dalam pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (23/2/2017) dinihari WIB, Sevilla mendominasi permainan dengan penguasaan bola mencapai 72%.
Sepanjang pertandingan, Sevilla melepaskan 23 tembakan, tujuh di antaranya mengarah ke gawang. Dominasi tersebut menghasilkan banyak peluang dan memaksa Kasper Schmeichel melakukan sejumlah penyelamatan. Dalam catatan ESPN FC, kiper asal Denmark itu membuat lima penyelamatan sepanjang laga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, Sampaoli kecewa Sevilla gagal clean sheet. Dia menilai seharusnya Sevilla bisa menang dengan margin lebih besar.
"Kami jauh lebih superior dalam membangun permainan, dengan 10 peluang bersih untuk mencetak gol. Mereka tak melakukan banyak hal tapi pada akhirnya berhasil bikin gol. Saya pikir kami pantas mendapat lebih," ujar Sampaoli seperti dikutip dari Football Espana.
"Kami punya semua peluang tapi membentur tiang dan mistar. Lawan kami hanya punya beberapa peluang, tapi sekarang kami harus pergi ke Leicester untuk menang."
"Bagi kami, menang di Liga Champions itu sangat penting, tapi buruknya adalah kami membiarkan keunggulan kami menipis setelah superioritas yang sangat besar," katanya menambahkan.
Sevilla akan gantian tandang ke King Power Stadium di leg kedua pada 14 Maret mendatang.
(nds/mfi)











































