Blaugrana tertinggal 0-4 dari pertemuan pertamanya di kandang PSG. Untuk lolos ke perempatfinal, tim Catalan itu dibebani pekerjaan yang sangat berat karena butuh kemenangan dengan skor minimal 5-0.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada prosesnya, Barca sempat memperoleh pukulan besar ketika Edinson Cavani mencetak gol balasan untuk PSG yang menjadikan skor 1-3 di pertengahan babak kedua. Sisa delapan menit terakhir menentukan nasib Barca usai Neymar mencetak dua gol lain, yang diakhiri dengan sontekan Sergi Roberto di penghujung injury time.
Barca pun lolos. Sejarah pun terukir. Presiden Barca, Josep Maria Bartomeu tidak bisa lebih gembira lagi.
"Ini adalah sebuah pencapaian bersejarah yang akan diingat selamanya," cetus Bartomeu usai pertandingan, sebagaimana diwartakan Soccer Way.
"Ini akan memberi kami kekuatan yang lebih di Liga Champions."
Dengan hasil ini, Barca lolos ke babak delapan besar untuk kesepuluh kali berturut-turut. Messi dkk. menyusul rival abadinya Real Madrid, Bayern Munich, dan Borussia Dortmund yang lebih dulu melaju.
(rin/mfi)











































