Komentar itu disampaikan mantan pemain Juve, Simone Zaza, yang baru saja meresmikan kepindahan permanen di Valencia. Zaza sudah menghadapi Barca di musim ini dengan hasil kekalahan 2-4 di lanjutan La Liga, Maret silam.
Duel perempatfinal antara Bianconeri dengan Barcelona akan dimulai di Juventus Stadium pada leg pertama, Rabu (12/4/2017) dinihari. Di leg kedua, giliran Barca menjadi tuan rumah di Cam Nou sekitar sepekan berikutnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain itu, pasukan Turin juga menjadi tim yang paling solid dalam bertahan. Menceploskan 14 gol di sepanjang kompetisi, Juve hanya kebobolan dua gol atau rata-rata 0,25 gol per pertandingan.
Sementara itu, Barcelona memang salah satu tim paling produktif dengan mengemas 26 gol. Namun, gawang Barca sudah kebobolan sembilan dibobol lawan alias rata-rata 1,13 gol per laga, terbanyak setelah Monaco (1,63), Real Madrid (1,5), dan Borussia Dortmund (1,25).
"Bianconeri di antara tim-tim favorit juara. Jadi aku yakin mereka punya segalanya untuk mengatasi Blaugrana," ujar Zaza kepada Corriere dello Sport, yang dilansir Football Italia.
"Tim Luis Enrique itu memang sangat kuat di depan, tapi di pertahanan mereka gampang kebobolan," lanjut dia.
"Juve bisa menyakiti Barca dengan para striker hebat yang mereka punya dari [Gonzalo] Higuain sampai [Mario] Mandzukic, jangan lupakan juga [Paulo] Dybala. Paulo punya semua yang diperlukan untuk menjadi seorang striker top di level yang sama dengan [Lionel] Messi dan Cristiano Ronaldo."
(rin/krs)











































