Bianconeri sukses memetik kemenangan 3-0 atas Barcelona di Turin. Untuk lolos, Juve cuma butuh hasil minimal imbang di Camp Nou, sementara Los Cules dibebani tugas berat karena mesti menang dengan selisih empat gol di leg kedua, Kamis (20/4/2017) dinihari WIB.
Barca didukung memori indah usai menyingkirkan Paris St. Germain di babak 16 besar dengan agregat 6-5, usai menang 6-1 di leg kedua. Meski demikian, lawan Barca kini adalah Juve, yang memiliki pertahanan terbaik di turnamen musim ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Barca bukanlah ujian akhir, tapi bagian dari proses berkembang. Juventus harus selalu ada di di antara delapan klub top di Eropa -- itu harus menjadi standarnya. Saya pikir Juventus sedang berkembang bukan hanya dalam hal teknik, tapi terutama dalam mentalitas dan keyakinan pada diri sendiri," ungkap Allegri, yang dilansir Football Italia.
"Ini adalah sebuah kesempatan penting untuk mencapai semifinal, tapi ini hanya sebuah batu loncatan menuju Cardiff [final Liga Champions]. Bukan artinya kalau kami besok menang, maka kami berarti juara Liga Champions."
"Bukan begitu cara kerjanya! Ini adalah sebuah batu loncatan menuju Cardiff, tapi kami memikirkannya satu pertandingan per satu pertandingan," sambung pelatih yang pernah membesut AC Milan ini.
"Memenangi trofi bukan hal yang biasa, tapi luar biasa terutama di sebuah turnamen dengan pertandingan yang sedikit seperti Liga Champions, di mana Anda bisa memiliki sebuah hari yang buruk dan tidak punya banyak waktu untuk memulihkan diri," terang Allegri.
(rin/mfi)











































