Morata dibeli dengan harga 60 juta euro, banderol yang terbilang mahal untuk striker yang sepanjang musim lalu cuma duduk di bangku cadangan Real Madrid. Memang Morata membuat 20 gol, topskorer kedua klub di bawah Cristiano Ronaldo, namun apakah Morata siap jika dia jadi pilihan utama?
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kala berseragam Juve, Morata pun tak tajam-tajam amat meski bermain sebagai starter. Dia bikin tak lebih dari 30 gol selama dua musim berada di Turin. Wajar jika banyak yang meragukan Morata bisa menggantikan peran Diego Costa.
Meski dibuang oleh Conte, Costa punya kontribusi besar selama tiga musim memperkuat The Blues dengan torehan 59 gol dari 120 penampilan di seluruh kompetisi.
Namun bak anjing menggonggon, kafilah berlalu, Conte tetap bersikukuh dengan keyakinannya bahwa Morata bisa memberi lebih dari yang Costa berikan. Keyakinan Conte itu setidaknya terbukti sejauh ini ketika Morata rutin mencetak gol.
Dari tujuh pertandingan berlalu di seluruh kompetisi, Morata sudah bikin tujuh gol termasuk hat-trick perdana di Premier League akhir pekan lalu. Satu gol lagi dibuat Morata saat Chelsea menaklukkan Atletico Madrid 2-1, Kamis (28/9/2017) dinihari WIB tadi di matchday II Liga Champions.
"Saya rasa dia (Costa) memang harus pergi. Dia mungkin punya masalah, tim tidak hanya bertumpu pada satu pemain, dan saya pikir lebih baik jika dia pergi," tutur mantan pemain Chelsea, Gianfranco Zola, kepada Sky Sports.
"Memang Morata tak selevel dengan Costa. Secara teknik, dia itu pemain hebat, dia jelas punya kualitas luar biasa, bagus di udara, kedua kaki yang bagus," sambungnya.
"Dia sudah pernah bermain untuk Juventus, Real Madrid, tim-tim besar, tapi memang tidak regule dan saya ingin tahu kenapa. Saya pikir saya akan mendapat jawabannya musim ini," tutup Zola.
(mrp/raw)











































