Bayern akan menjamu PSG di Allianz Arena pada matchday 6 Liga Champions, Rabu (6/12/2017) dinihari WIB nanti. Ini jadi kesempatan Bayern untuk membalas kekalahan 0-3 di leg pertama dan mencoba merebut puncak klasemen.
Untuk merebut posisi teratas, Bayern bakal perlu menang telak 4-0 atau dengan selisih empat gol. Artinya juara Liga Jerman itu harus bisa meredam trio PSG yakni Neymar, Kylian Mbappe, dan Edinson Cavani, serta tampil efektif saat menyerang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Heynckes menyadari tantangan menghentikan lini serang PSG bakal sulit, tapi amat memungkinkan jika dilakukan secara kompak dan kolektif. Dia mengingat kembali saat-saat menghajar Barcelona 4-0 dan 3-0 di semifinal Liga Champions musim 2012/2013, saat Bayern dibawanya juara.
"Itu cuma mungkin dilakukan secara kolektif. Saya tahu Neymar dengan sangat baik karena saya kerap menyaksikan Barcelona di beberapa tahun terakhir ini," ungkap Heynkces dikutip Soccerway.
"Dia pemain yang gemar menggiring bola, dia berbahaya, kreatif, dan suka terlibat permainan. Mbappe baru 18 tahun dan kemampuan yang dia punya itu luar biasa."
"Kami akan mencoba mengatasi hal-hal ini sebagai kolektif. Dulu waktu menghadapi Messi dan Iniesta di 2013 juga tak mudah. Tapi mereka ini juga cuma manusia biasa. Dan penyerang-penyerang kami tak seburuk itu kok, pertahanan lawan juga harus berpikir bagaimana mengatasi itu," tambahnya.
Kombinasi Neymar, Mbappe, Cavani sejauh ini sudah mencetak 46 gol untuk PSG di seluruh Liga Prancis dan Liga Champions. Itu lebih dari separuh jumlah gol PSG yang berjumlah 72 gol di kedua kejuaraan tersebut. (raw/din)











































