DetikSepakbola
Selasa 24 April 2018, 21:21 WIB

Jelang Liverpool Vs AS Roma

Antara Di Francesco dan Klopp: Burger, Spageti, Berewok, dan Kacamata

Redzi Arya Pratama - detikSport
Antara Di Francesco dan Klopp: Burger, Spageti, Berewok, dan Kacamata Ada kemiripan antara Juergen Klopp dengan Eusebio Di FRancesco (Laurence Griffiths/Getty Images)
Jakarta - Kalau diperhatikan sekilas saja, ada kesamaan antara Juergen Klopp dan Eusebio Di Francesco. Soal berewok, kacatama, juga terkait burger dan spageti.

Liverpool dan AS Roma sama-sama jadi kuda hitam di Liga Champions musim ini. Mereka tak diunggulkan bisa mencapai semifinal, terlebih bisa mengangkangi Barcelona dan Manchester City yang mengadang di fase sebelumnya.

Kesamaan antara Liverpool dan Roma bukan sekadar soal nasib di Liga Champions musim ini. Tapi juga pada dua sosok yang berada di belakang skuat: Eusebio Di Francesco dan Juergen Klopp.



"Seperti yang Klopp bilang, ada kesamaan kami dari segi fisik. Kami berdua berkacamata dan memiliki janggut. Saya menyukai filosofi sepakbolanya, karena sangat mirip dengan saya," ujar Di Francesco dalam sesi konferensi pers dikutip dari Fourfourtwo.

Eusebio di FrancescoEusebio di Francesco Foto: Alessandro Bianchi/Reuters


"Saya suka melawan tim yang dilatih manajer hebat. Tapi, saya juga khawatir dan waspada menghadapi dia. Banyak kesamaan kami, tapi Klopp membuktikan kualitasnya dengan memenangi beberapa titel. Saya punya ambisi yang besar dan berharap bisa melaju ke final," tambah dia.

Dalam konferensi pers yang digelar lebih dulu, Klopp juga mengamini kesamaan antara dirinya dengan Di Francesco. Saat ditanya soal peluang melatih klub di Italia, Klopp menapiknya.



"Saya tidak berpikir itu hal yang masuk akal sebuah klub Italia bekerja bersama saya karena saya hanya bisa memesan spageti di restoran. Itu jelas tak cukup untuk seseorang menjadi manajer di Italia," seloroh Klopp.

Saat ditanya pertanyaan yang sama oleh jurnalis - apakah tertarik melatih klub Premier League, Di Francesco punya jawaban serupa.

"Itu bukan prioritas saya. Seperti yang dikatakan Klopp, dia hanya bisa berkata Spageti dalam bahasa Italia dan saya hanya bisa berkata Burger dalam bahasa Inggris. Kami adalah profesional. Sekarang saya fokus di Roma, tapi pada sepakbola Anda tak bisa berkata tidak akan," ungkap mantan pemain Roma tersebut.


(din/din)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed