Simeone harus berada di tribune royal box Wanda Metropolitano, Jumat (4/5/2018) dinihari WIB. Si pelatih tak bisa mendampingi Atletico dari sisi lapangan karena masih menjalani hukuman, setelah melakukan protes keras kepada wasit di leg pertama.
Peran Simeone digantikan oleh German Burgos selaku asisten pelatih. Burgos mampu memberi instruksi para pemain dengan baik dan membawa Los Colchoneros menang 1-0 dan melaju ke final dengan agregat 2-1.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sepanjang laga beberapa kali kamera mengarahkan bidikannya ke Simeone. Pria asal Argentina itu tampak tak bisa tenang di tribune dengan berjalan dari kiri ke kanan dan sebaliknya. Dia juga tampak emosional, bahkan sesekali menunjukkan gesture kekecewaan.
Simeone pun sedikit mengungkapkan perasaannya saat menyaksikan timnya dari tribune. Dia menilai merasakan apa yang dirasakan fans dalam laga 90 menit malewan Arsenal.
"Dari tempat saya menonton dan mengalami pertandingan, saya merasakan apa yang dirasakan fans. Wanda Metropolitano adalah stadion yang luar biasa. Ini adalah halaman pertama dalam sejarah yang akan kami tulis di Wanda Metropolitano," kata Simeone seperti dikutip dari situs resmi klub.
Di laga final Atletico akan bertarung dengan Olympique Marseille di Parc Olympique Lyonnais, Lyon, pada 16 Mei mendatang. Marseille dinilai sebagai tim yang kuat.
"Kami telah mengambil langkah besar dan semoga memenangi Liga Europa jadi langkah selanjutnya. Marseille adalah tim yang rumit dan cepat. Ini pasti akan menjadi final yang bagus," tambah Simeone.
(ran/ran)
