DetikSepakbola
Rabu 19 September 2018, 12:11 WIB

Tentang Neymar yang Tak Berkutik di Anfield

Redzi Arya Pratama - detikSport
Tentang Neymar yang Tak Berkutik di Anfield Neymar tak banyak berkutik saat Paris Saint Germain kalah 2-3 di kandang Liverpool (Foto: REUTERS/Phil Noble & REUTERS/Paul Hanna
Jakarta - Neymar gagal tampil maksimal ketika Paris Saint-Germain kalah 2-3 dari Liverpool di Liga Champions, Rabu (19/9/2018) dini hari WIB. Ada apa sebenarnya dengan dia?

Di Anfield dinihari tadi, laga berjalan menarik dengan kedua tim main terbuka. Liverpool sedikit lebih unggul dari segi penguasaan bola (52-48 persen) dan juga lebih dominan untuk jumlah tembakan (17-9).

Dalam pernyataannya usai pertandingan, Juergen Klopp menyebut Neymar sebagai titik lemah Paris Saint Germain.

Neymar sebenarnya sudah disiapkan untuk bisa bersinar pada laga ini. Ia diistirahatkan akhir pekan lalu ketika PSG mengalahkan Saint Etienne 4-0. Apalagi pada empat laga sebelum itu, Neymar selalu mampu mencetak gol. Tapi, efek Neymar malah minim pada laga pertama Liga Champions ini.



Satu-satunya aksi nyata yang dibuat Neymar adalah pergerakan cepat disusul umpan pendek yang diakhiri gol penyama kedudukan PSG oleh Kylian Mbappe. Selain itu sang pemain tak bisa berbuat banyak.

Dari statistik Whoscored, Neymar hanya membuat dua tembakan pada laga ini dan satu saja yang mengarah ke gawang. Terlepas dari 4 key passes yang dibuat, Neymar juga menjadi pemain PSG yang paling sering kehilangan bola karena direbut pemain Liverpool yakni 5 kali.

Manajer Liverpool, Juergen Klopp, sebelumnya sudah mengatakan bahwa timnya sudah mengantisipasi Neymar dengan cara menutup celah dan banyak area yang biasa dieksploitasi sang pemain. Tak ayal, Neymar lebih sering menyerang dari sisi kiri.

Thomas Tuchel selaku pelatih PSG juga turut bicara soal ini. Ia memuji Liverpool yang dengan sempurna mampu mengurung Neymar.

"Ini adalah Anfield. Ini yang bisa mereka lakukan (di kandangnya sendiri). Tidak banyak ruang yang bisa dieksploitasi Neymar. Apa yang Liverpool lakukan sangat bagus dengan menutup ruang yang biasa dikuasai nomor 10 (playmaker), sehingga kami mengubah rencana dengan menyerang dari sayap dan membuat dua full-back untuk terus menekan," jelasnya setelah laga dilansir Dailymail.

"Kami mencoba bermain baik. Ini bukan waktu untuk menganalisis taktik, tapi memberikan kredit terkait kekuatan mental yang kami perlihatkan saat menguasai bola hari ini."

"Ketika Anda bermain di Anfield, ini bukan tentang taktik. Tapi, lebih kepada bermain dengan kepercayaan diri, percaya kepada para pemain. Kami berharap banyak kepada tiga pemain depan, dan hari ini sangat berat bagi mereka. Kami harus berkembang di semua lini lapangan. Bagi saya, kami harus mengembangkan intensitas pada laga seperti ini. Masih ada waktu untuk terus berkembang," tutur Tuchel.

Ini menjadi kekalahan pertama PSG pada musim ini setelah pada lima laga di Ligue 1 mereka selalu menang. Sedangkan, Liverpool masih sempurna dengan 6 kemenangan yang diperoleh (5 di Premier League 1 Liga Champions).

Simak Juga 'Saat Neymar Dipermalukan Sadio Mane':

[Gambas:Video 20detik]





(din/ran)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed