Liverpool dan spurs akan bertemu di final kompetisi antarklub terelit Eropa tersebut. Final akan dihelat di Wanda Metropolitano, Minggu (2/6/2019) dini hari WIB besok.
Kedua tim ini jadi dua peserta terakhir yang tersisa di Liga Champions musim ini setelah melewati berbagai rintangan yang ada. Terutama Liverpool yang juga finalis tahun lalu saat dikalahkan 1-3 oleh Real Madrid.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan segudang pengalaman bermain di Liga Champions terutama partai puncak, Liverpool tentu lebih diunggulkan. Apalagi Spurs juga anak bawang di kompetisi ini mengingat mereka baru sekali tampil di final.
Belum lagi fakta bahwa Liverpool musim ini dua kali mengalahkan Spurs pada pertemuan di Premier League, keduanya dengan skor 2-1. Tapi, kemenangan itu tidak berarti apapun karena final Liga Champions adalah pertandingan berbeda dan segala hal bisa terjadi.
"Saya pikir kami tidak bisa mendapat pengaruh apapun dari dua kemenangan di Premier League saat laga final nanti," ujar bek Liverpool, Andrew Robertson, seperti dikutip situs resmi klub.
"Final itu cuma satu laga dan selesai. Anda harus bisa mengatasi emosi yang bermain di sana dan betapa pentingnya laga itu. Ya, hal-hal seperti itulah," sambungnya.
"Selain itu Anda juga harus tampil sebaik mungkin. Kami tahu bahwa kami tidak akan punya peluang sama sekali jika tampil buruk - dan begitu juga mereka. Tapi jika kami berdua tampil dalam bentuk terbaiknya, kita lihat siapa bakal jadi juara."
"Akan jadi laga yang sangat sulit, tapi saya rasa kami tidak akan terpengaruh dua kemenangan atas mereka di Premier League karena pertandingannya benar-benar berbeda," demikian dia.











































