sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Minggu, 31 Mei 2020 19:39 WIB

Carragher Jagokan Man City Juara Liga Champions, Ini Alasannya

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
MADRID, SPAIN - FEBRUARY 26: Kevin De Bruyne of Manchester City celebrates with teammate Riyad Mahrez after scoring his teams second goal during the UEFA Champions League round of 16 first leg match between Real Madrid and Manchester City at Bernabeu on February 26, 2020 in Madrid, Spain. (Photo by David Ramos/Getty Images) Manchester City dijagokan juara Liga Champions musim ini. (Foto: Getty Images/David Ramos)
Jakarta -

Jamie Carragher menjagokan Manchester City memenangi Liga Champions musim ini. Mantan bek Liverpool itu melihat situasi saat ini menguntungkan City.

Man City masih belum berhasil memenangi Liga Champions, bahkan setelah ratusan juta paun digelontorkan inventor Abu Dhabi sejak 2008 silam. Posisi terdekat mereka dengan gelar juara adalah mencapai semifinal di musim 2015/2016.

Dalam dua musim terakhir, City terhenti di perempatfinal. Pertama oleh Liverpool, lalu oleh Tottenham Hotspur pada musim lalu.

Nah, musim ini eks bek Liverpool Jamie Carragher menjagokan City juara. Ia melihat dari calon-calon lawan yang terkuat, karakter permainannya menguntungkan tim besutan Pep Guardiola.

"Saya tak melihat ada tim di turnamen itu yang lebih baik dari City, atau ada tim yang akan menyamai intensitas Tottenham dan Liverpool, dua tim yang menggagalkan Guardiola di dua musim terakhir," kata Carragher kepada Telegraph.

"Paris Saint-Germain, Barcelona, dan Bayern Munich adalah ancaman terbesar mereka, meski sang juara LaLiga masih punya tugas mengalahkan Napoli dan Bayern harus menuntaskan pekerjaan melawan Chelsea untuk mencapai perempatfinal."

"Meskipun City dipasangkan dengan sang juara Prancis dan Spanyol, saya yakin sifat teknis dari pertandingan tersebut lebih menguntungkan klub Inggris. Itu akan jauh berbeda dari tipe pertandingan dalam dua kekalahan mereka di dua perempatfinal terakhir," imbuhnya.

Bayern diperkirakan Carragher jadi lawan yang paling berpotensi bikin Sergio Aguero dkk kerepotan. Sebab Bayern sudah mulai kembali bermain pada 16 Mei lalu di Bundesliga, yang artinya secara fisik lebih siap.

"PSG punya kerugian besar kembali ke turnamen tanpa memainkan partai liga satupun karena Liga Prancis dihentikan, dan Barca bukanlah tim yang dulu, cara mereka tersingkir belakangan, dari Roma dan Liverpool, menunjukkan hal tersebut," sambung mantan bek tim nasional Inggris itu.

"Itu menyisakan mantan tim Guardiola (Bayern) sebagai potensi lawan paling berbahaya, dibantu oleh Bundesliga yang kembali bergulir lebih dini. Saya masih yakin City lebih kuat."

"Itulah sebabnya, di manapun dan kapanpun kompetisinya berakhir, City adalah favorit saya. Saya ragu akan ada klub yang lebih menginginkan trofi itu ketimbang mereka," tandas Carragher.

Man City saat ini dalam posisi unggul agregat 2-1 atas Real Madrid berkat kemenangan di Santiago Bernabeu pada leg pertama babak 16 besar.



Simak Video "Menang Banding CAS, Man City Bisa Tampil di Liga Champions"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com