sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Senin, 13 Jul 2020 16:45 WIB

Dan Perkataan Pep Guardiola pun Terbukti

Afif Farhan - detikSport
SHEFFIELD, ENGLAND - MARCH 04: Pep Guardiola, Manager of Manchester City reacts prior to the FA Cup Fifth Round match between Sheffield Wednesday and Manchester City at Hillsborough on March 04, 2020 in Sheffield, England. (Photo by Alex Livesey/Getty Images) Dan Perkataan Pep Guardiola pun Terbukti (Getty Images/Alex Livesey)
Manchester -

Manchester City lolos dari hukuman UEFA dan bisa tampil di Liga Champions musim depan. Perkataan sang manajer, Pep Guardiola pun terbukti.

Manchester City akhirnya memenangi banding dengan Court of Arbitration for Sport (Cas) alias Pengadilan Arbitrase Olahraga. Sebelumnya, The Citizens sempat dijatuhi sanksi oleh UEFA di bulan Februari kemarin berupa larangan tampil selama dua tahun di kompetisi Eropa.

Hal itu dikarenakan pelanggaran Financial Fair Play (FFP). Manchester City memanipulasi dana sponsor pada rentang musim 2012 hingga 2016.

"Manchester City FC dinyatakan tidak bersalah terkait penyalahgunaan dukungan sponsor. Sayangnya mereka gagal mengkomunikasikannya dengan para pejabat UEFA," ujar pernyataan resmi CAS.

Manchester City memenangi banding dan bisa bernafas lega. Mereka bisa lolos ke Liga Champions musim depan, karena sudah mengamankan zona Liga Champions di klasemen Liga Inggris dengan bercokol di peringkat kedua dan sulit tergeser.

MANCHESTER, ENGLAND - JULY 08: David Silva of Manchester City celebrates with his team after he scores his sides fourth goal from a free kick during the Premier League match between Manchester City and Newcastle United at Etihad Stadium on July 08, 2020 in Manchester, England. Football Stadiums around Europe remain empty due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in all fixtures being played behind closed doors. (Photo by Oli Scarff/Pool viaGetty Images)Manchester City dipastikan tampil di Liga Champions musim depan (Oli Scarff/Pool viaGetty Images)

Sebelumnya, sanski yang sempat dijatuhi UEFA itu membuat kondisi tim jadi kalang kabut. Pihak klub bisa kehilangan pemasukan dari hak siar dan para pemain bintangnya bisa pergi kalau Manchester City tidak tampil di Liga Champions lagi.

Namun perkataan sang manajer, Pep Guardiola sudah terbukti. Sebelumnya, dia dengan tenang menyebut bahwa klubnya akan lolos dari hukuman.

"Senin nanti kita akan tahu hasilnya. Saya percaya diri (banding akan diterima), sebab saya tahu, saya di sini dan saya tahu argumen klub tentang hal itu," kata Guardiola seperti dilansir BBC pada Jumat (10/7).

"Kami akan ke Liga Champions musim depan tapi kami harus menunggu. Setelah (keputusan diumumkan), saya akan memberikan pendapat saya dan klub akan memberi pernyataan," jelasnya.

Pep Guardiola sendiri menunjukkan profesionalismenya kepada pihak klub. Dia masih menghormati kontraknya (sampai 2021) dan kemungkinan bisa diperpanjang. Walalupun (saat masih kena hukuman dan proses banding), Manchester City tak bisa tampil di Liga Champions.

Kini, Guardiola sudah bisa fokus menyelesaikan pekerjaanya musim ini. Liga Champions musim depan sudah aman di tangan.

Manchester City pun masih bisa berpeluang merebut dua gelar juara musim ini, yakni Piala FA dan Liga Champions. Di Piala FA, mereka akan menghadapi Arsenal di babak semifinal dan di Liga Champions akan menjamu Real Madrid di leg kedua babak 16 besar dengan modal kemenangan 2-1 di leg pertama.



Simak Video "Guardiola: Hanya Masalah Waktu Liverpool Juara Liga Inggris"
[Gambas:Video 20detik]
(aff/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com