sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 23 Okt 2020 12:29 WIB

Carlos Vinicius Akhirnya Main Juga, Apa Kata Mourinho?

Mohammad Resha Pratama - detikSport
LONDON, ENGLAND - OCTOBER 22: Heung-Min Son of Tottenham Hotspur celebrates after scoring his sides third goal Carlos Vinicius Alves Morais of Tottenham Hotspur during the UEFA Europa League Group J stage match between Tottenham Hotspur and LASK at Tottenham Hotspur Stadium on October 22, 2020 in London, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Catherine Ivill/Getty Images) Carlos Vinicius sudah tampil untuk Tottenham Hotspur (Getty Images/Catherine Ivill)
London -

Carlos Vinicius akhirnya melakoni debutnya di Tottenham Hotspur. Menurut Jose Mourinho, Vinicius tak cuma sekadar pelapis tapi juga bisa diduetkan dengan Harry Kane.

Vinicius didatangkan dari Benfica dengan status pinjaman di pengjung bursa transfer musim panas lalu. Tapi, striker asal Brasil itu belum sekalipun diturunkan oleh Mourinho.

Sekalinya dibawa ke tim saat menghadapi West Ham United, Vinicius cuma jadi cadangan sampai laga selesai. Momentum Vinicius akhirnya tiba saat Tottenham menghadapi LASK di matchday I Liga Europa, Jumat (23/10/2020) dini hari WIB.

Vinicius dimainkan sebagai starter bareng Erik Lamela dan Gareth Bale di lini serang. Main 90 menit, Vinicius memang tidak bikin dan bahkan membuang peluang emas di 10 menit pertama laga. Sundulannya dari jarak dekat malah melebar.

Tapi, Vinicius berkontribusi atas lahirnya dua dari tiga gol kemenangan tanpa balas Tottenham. Vinicius memberikan umpan tarik untuk gol pertama yang dibuat Lucas Moura dan umpan sundulan untuk gol ketiga dari Son Heung-min.

Usai pertandingan, Mourinho mengaku puas dengan performa striker 25 tahun tersebut. Menurutnya Vinicius bisa lebih baik lagi seiring musim berjalan. Bahkan Mourinho optimistis, Vinicius tak cuma jadi pelapis, tapi juga bisa bermain bareng Kane.

Vinicius memang awalnya didatangkan untuk menjadi pelapis Kane yang selalu dimainkan sebagai penyerang tengah. Tottenham memang tidak punya pemain yang setipe dengan Kane.

"Dia bermain baik, tapi bisa lebih oke lagi sih. Sangat disayangkan sih, memang tidak mudah berbahasa Inggris, jadi banyak orang-orang luar biasa di sini yang membantunay beradaptasi dengan tim, membuatnya merasa nyaman. Memang tidak mudah sih," ujar Mourinho seperti dikutip Reuters.

"Tapi kita bisa melihat performa yang lebih oke darinya lagi.. Dia tidak egois, dia target man yang b agus, dia bahkan bisa bermain bareng Harry Kane ketika sudah tampil oke... dan bukan sekadar pelapisnya," sambungnya.

Carlos Vinicius musim lalu jadi top scorer Liga Portugal bareng Benfica dengan 18 gol bareng rekan setimnya Pizzi dan Mehdi Taremi.

(mrp/rin)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com